thoughts, reviews, daily ramblings and all.

Ginza: Modernitas & Tradisi Yang Menyatu

Tuesday, April 15, 2014

Kata ‘Ginza’, bagi mereka penyuka hal-hal berbau Jepang pastilah tidak asing lagi. Benar, Ginza adalah sebuah kota besar di Jepang yang kerap kali dikaitkan dengan ‘kemewahan’. Tidak salah memang, tempat ini memang dikenal kaya akan lokasi hang-out, pelopor tren-tren fesyen; surga belanja barang mewah bermerk, juga restoran-restoran terkenal dengan menu lezat yang mampu menarik perhatian bahkan hingga ke luar negeri.

Ginza diibaratkan sebagai kota panjang dari blok 1 hingga blok 8 yang mana mampu menyediakan apa saja yang dicari oleh warga ataupun pengunjungnya. Sebuah kota hebat, tempat bersatunya modernitas dan tradisi, menyatunya produk baru dan lama. Timur, barat, selatan, dan utara, semuanya berkumpul menjadi satu di kota ini, yap, Ginza seringkali disebut sebagai pusat gaya hidup Jepang, selain Tokyo.

Berminat mampir ke Ginza? Sediakan waktu yang panjang, karena bisa jadi Anda betah berjalan-jalan di sana sepanjang hari. Tapi sebagai permulaan, kali ini saya mau bagikan beberapa tempat yang wajib Anda kunjungi jika suatu saat mengunjungi Ginza. Dan tentunya, informasi saya ini didapat setelah menonton acara Tokyo Towns di Channel WAKUWAKU JAPAN di Okevision. Tidak sabar? Yuk simak tulisan saya, ya. 

MENCICIPI KULINER PENUH GAYA DI GINZA 

Oshiruko

Mengunjungi Neraka (Jigoku) Air Panas di Beppu

Wednesday, April 2, 2014

Halo April, halo pembaca!

Kali ini saya mau membahas tentang salah satu tempat tujuan yang wajib dikunjungi buat mereka yang akan/berencana plesiran ke Jepang, yaitu Beppu, sebuah kota di Prefektur Oita yang terkenal dengan onsen-nya (pemandian air panas/hot spring). Konon saking seluruh tempatnya mengandung air panas, hanya menggali lubang kecil di tanah saja sudah mampu mengeluarkan uap dari dalam tanah. Bahkan dari kejauhan bagi wisatawan yang mengunjungi Beppu melalui kapal, uap air panas dari beragam tempat di Beppu sudah bisa terlihat mengepul dari kejauhan.

Oya, sumber tulisan ini saya sadur kembali setelah menyaksikan salah satu program acara di channel Wakuwaku. Ok, mari kita mulai saja ya, ini dia beberapa tempat pemandian air panas di Beppu yang bisa jadi pilihan ketika berkunjung ke Jepang.

DISTRIK KANNAWA


Mengenal Budaya Jepang Lewat Wakuwaku

Friday, March 14, 2014

Walaupun hingga saat ini saya masih belum berkesempatan menjejakkan kaki di Negeri Sakura, tapi tetap saya selalu semangat (+ terobsesi) kalau ada hal-hal berbau Jepang; hingga kini masih demen anime, masih suka dandan sok kyuute, chibi-chibi gitu, masih suka teriak-teriak "kyaaaa..." geje, hahaha, dan masih serius juga belajar bahasa Jepang, sembari belajar kebudayaan mereka lewat interaksi dengan native. 

Belajar kebudayaan ini nih emang rada susah dimengerti kalau tidak dialami sendiri, kadang saya masih sering terpukau (+ bingung) dengan selera dan gaya hidup di sana serta tradisi-tradisi yang digunakan. Salah satu cara saya mempelajari kebudayaan Jepang, ya dari nonton: nonton anime, J-dorama, reality show ataupun liputan-liputannya. 

Gimana nontonnya?! Iya, sih, ga semua orang demen (kayak saya) streaming video di depan internet berjam-jam kali, ya. Tapi tenang aja, sekarang ada Channel Wakuwaku. WAKUWAKU JAPAN adalah saluran hiburan yang menayangkan program TV Jepang. Seluruh program TV dapat disaksikan dalam bahasa setempat. Drama, film, musik, anime/tokusatsu, olahraga, budaya, entertainment, dokumenter, dan sebagainya. Program-program TV yang populer di Jepang ditayangkan selama 24 jam, 365 hari. Kini, WAKUWAKU JAPAN telah mulai mengudara pada tanggal 22 Februari 2014 lalu, dan hanya dapat disaksikan oleh para pengguna Indovision (Ch. 168) dan Okevision (Ch. 32).

Nah, salah satunya siaran yang akhir-akhir ini saya ikuti adalah...


Kids War ~Zaken na yo~ (キッズ・ウォー ~ざけんなよ~)

Pas pertama kali saya baca judulnya di daftar acara Wakuwaku, saya kira Kids War ini semacam acara reality show gitu, kan artinya "Perang Anak-anak" tuh. Ternyata Kids War ini adalah drama seri keluarga. Di Jepang sendiri kisah ini sudah disiarkan sejak tahun 1999 hingga 2003 hingga, berturut-turut mencapai 5 musim. Kalau yang di Wakuwaku ini dimulai dari musim pertama (season 1) dan bakal ada total 40 episode. Lumayan deh, bisa nonton dari awal.

Bercerita tentang Haruko, seorang wanita menikah yang juga berprofesi sebagai penjahat. Dia mempunyai anak bernama Akane. Suatu hari dia bercerai dan menikah lagi dengan seorang pengusaha elit bernama Daisuke yang juga sudah mempunyai anak. Haruko dan Akanepun pindah ke rumah Daisuke, di sana merka harus hidup bersama dengan anak-anak Daisuke serta ibu Daisuke.

Fokus dalam drama ini adalah bagaimana masing-masing karakter berusaha untuk bisa beradaptasi dalam rumah tersebut. Terutama Akane yang masih kecil yang harus menyesuaikan diri tinggal bersama orang-orang yang baru buat dia. Terlebih dia merasakan bagimana neneknya (Ibu Daisuke) terkesan tidak menerima kehadirannya dan ibunya di rumah tersebut.

ps: neneknya cerewet dan galak banget!

Nenek, ayah, ibu, 2 anak perempuan, dan 2 anak laki-laki. Rame!
Akane berkepribadian keras dan walaupun masih kecil dia berani mengutarakan apa yang dirasakannya, bahkan di episode 27, saya terpana bagaimana dia melawan neneknya ketika mereka sedang berkumpul untuk makan. Wow.


Nonton dorama Jepang, saya juga disuguhi sajian Teriyaki. Ahh.. Jadi ngiler! Apalagi siaran Kids War ini mendekati jam makan siang. Langsung deh pengen pesen delivery Japanese food. Wkwkwkw...


Walaupun bisa dibilang dorama jadul, tapi tetap saja saya suka ngeliat cara tidur orang Jepang yang gelar futon. Ughh... Kayaknya empuk banget, ya?


Nonton Kids War juga menggugah hati anak-anak yang lagi malas belajar. Karena disini kita dipertontonkan dengan usaha anak-anak Jepang yang tetap berusaha sekolah walaupun tidak punya uang, akhirnya mereka pergi ke free school, sekolah gratis. Sekolah gratisnyapun mewah juga! Coba di Indonesia ada yang begini, ya.


Tata bahasa dalam dorama ini juga mengusung budaya-budaya Jepang yang sudah umum: Tadaima (salam ketika seseorang pulang), O Kaeri (salam menyambut orang yang baru datang), Itadakimasu (salam/ucapan syukur sebelum makan), Ki o tsukete ('hati-hati di jalan') dan sebagainya.

Rasanya nonton dorama seperti ini makin mendekatkan saya untuk lebih mengenal Jepang dari dekat. Walaupun tayangan ini ngga bisa dilihat dari segi fashionnya, hahaha... It's '99 dorama!

*****

Buat yang kepingin langsung langganan Indovision atau Okevision bisa cek disini.

Thank you Wakuwaku for helping me getting to know about Japan more!
berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN | Wakuwaku Japan TV Monitoring (2)

Penting! Sebelum Memutuskan Berpacaran

Thursday, March 13, 2014

"Menyatukan dua pribadi adalah hal yg sangat mustahil"

Itulah kalimat pembuka pada seminar tentang "Pacaran" yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Seminar terbatas yang diadakan oleh gereja saya ini sebenarnya dikhususkan untuk para remaja dan pemuda tapi toh ya kok saya diundang juga, entah karena saya dianggap berpengalaman atau dikira saya masih muda. Berhubung alasan yang pertama rasanya ngga mungkin, saya meyakini alasan nomor dua aja: yes, I'm young #pret.

Topiknya dibawakan oleh pendeta saya sendiri, tidak manggil pembicara mana-mana untuk lebih mengakrabkan kami, para jemaat satu sama lain -karena memang seminar ini semi-formal dan ada diskusinya. Prinsipnya sih, seminar ini memang lebih mengarahkan kita para anak muda untuk menerapkan gaya pacaran yang sesuai dengan ajaran agama Kristen, tapi setelah saya menyimak dengan baik dan mengambil intinya, ternyata gaya pacaran yang diajarkan sangat baik dan sehat serta secara umum bisa diaplikasikan pada siapa saja terlepas apapun agamanya (dan memang bersedia menganut gaya pacaran no-free sex before marriage, dll). Melihat banyaknya tindakan kriminal oleh pasangan-pasangan muda yang berpacaran saya jadi tergerak untuk membagikannya.

Ok, jadi langsung saja ya, saya copy-paste apa yang saya dapatkan, semoga bisa berguna bagi para anak muda dan orang tua.

*****

Apakah pacaran itu?
Hubungan pribadi yang bersifat khusus antara dua manusia berlawanan jenis yang saling jatuh cinta dan bukan hasrat seksual. Jika yang jadi fokusnya hasrat seksual, bisa jadi nanti salah satu jadi penikmat dan satunya jadi korban. Pacaran itu menyangkut hubungan timbal balik dua pribadi jangan sampai ada pemikiran "Saya mencintai karena dia mau memenuhi keinginan saya," sedangkan si pihak lain dibutakan oleh cinta dan rela 'dieksploitasi'. Sangat kurang dan tidak baik. Oya, hindari juga pacaran yang didasari kasihan, itu salah besar!

Apa yang mendasari kedua pribadi bisa saling jatuh cinta?

WAKUWAKU Monitoring 1: Q10, The Robot - J-Dorama

Friday, March 7, 2014

berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN

***
Halo semua, apa kabar?

Kalau ditanya "Apa sih khayalan terbesarmu?" pasti deh jawabannya macam-macam, tapi coba bayangkan kalau suatu ketika, suatu kejadian (yang bisa dibilang) besar dan tidak pernah kita khayalkan tiba-tiba terjadi dalam hidup kita? Misalnya... Misal kita bertemu dengan robot lawan jenis dan kita jatuh cinta sama dia!!! Ugyaaaa, itu mah cuma di anime. Tapi, bagaimana kalau seorang manusia benar-benar pernah mengalaminya?



Adalah seorang remaja laki-laki, Heita Fukai namanya. Anaknya manis, lucu, cool (eaaa, personal opinion) dengan rambut acak-acakan, kurus, lumayan tinggi, tapi pemalu. Walaupun teman prianya banyak dia tidak terlalu akrab bergaul dengan lawan jenis. Malah seringkali dalam lubuk hatinya dia bertanya-tanya tentang arti cinta yang sesungguhnya. Tipikal cowok mellow gitu dah.

Nah, pada suatu pagi, dalam perjalanannya menuju kelas, cowok yang suka minum susu ini melihat dari halaman sekolah ke arah jendela gedung sekolahnya di lantai 4, ada punggung wanita yang tengah bersandar ke jendela. Dia langsung terpikat dan segera buru-buru naik mencari di manakah gerangan tempat perempuan itu berasal.

Ketika dia menemukan ruangan itu,dilihatnya sosok perempuan itu seperti tidur sambil duduk. Heita selalu berpikir gigi tiap orang akan menghasilkan nada seperti halnya tuts piano, karena itulah ia penasaran untuk menyentuh gigi perempuan itu. Dan apa yang terjadi tiba-tiba perempuan itu terbangun dan bilang,

"Tolong berikan saya nama," Lahhh.....

Heitapun kaget dan berhubung hanya diberi waktu 20 detik, matanya tertuju pada telapak kaki perempuan itu yang bertuliskan Q10, diapun segera menyebut nama "Kyuuto" yang juga berarti Q10.

Usut punya usut, ternyata si Kyuuto ini adalah humanoid robot atau robot yang berperawakan seperti manusia. Dan asal mula keberadaannya di gedung sekolah adalah gara-gara si kepala sekolah yang sedang mabuk di malam sebelumnya menemukan Kyuuto di tengah tumpukan sampah dan membawanya ke rumah. Barulah keesokan paginya ketika sadar, diperhatikannya bahwa perempuan Kyuuto itu tidak bergerak bahkan bernapas! (Dikiranya mati).

Balik lagi ke Heita, gara-gara dia yang memberikan nama ke Kyuuto, jadinya perempuan itu hanya mau mengikutinya dan dalam sekejab mengundang banyak perhatian murid-murid di sekolah. Sebagai langkah awal, kepala sekolah, wali kelas Heita dan guru lab yang juga mengetahui keberadaan robot cantik ini menyuruh Heita untuk mengajarkan Kyuuto yang masih blank itu, ya semacam "Ini bola", "Ini atap sekolah", "Di sana menara," dan serunya...

Kyuutopun akhirnya ikut bersekolah dan belajar sekelas dengan Heita!! Wahh! Dan tentunya mereka berdua bersama-sama mengalami banyak hal yang tidak terduga dan seru abis!

***

Pastinya jadi makin penasaran kan kayak apa sih si cool Heita dan si cantik Kyuuto ini? Oiya, Kyuuto ini juga kuat lho, jangan dikira, dia ini mampu mendobrak pintu, padahal perawakannya cute banget! Kalian bisa ikuti terus kisah si Heita di Dorama Jepang berjudul Q10 di channel WAKUWAKU JAPAN dari saluran indovision (channel 168) atau Okevision (channel 32) 

Harus nonton!!!
Hehe, ternyata cuma film, ya? Ups, tunggu dulu, yang namanya negeri Sakura kalau bikin film yang bertema teknologi itu selalu serius dan tidak pernah yang setengah-setengah, sekarang ditambah dengan konsep cerita anak sekolahan dengan pemeran yang khas Jepun banget, hehehe.. Aku suka banget deh nontonnya. Dari dulu aku memang suka banget melihat karakter cowok Jepang yang cool, ke sekolah dengan jas ditambah karakter wanitanya yang pemalu, mukanya cute, ahh.. Tipikal tapi adiktif banget.

*****

Jadwal Dorama Q10 ini di Channel Wakuwaku sebagai berikut:

Episode 1 : 25 Feb 2014 | 11 AM
Episode 2 : 26 Feb 2014 | 11 AM
Episode 3 : 27 Feb 2014 | 11 AM
Episode 4 : 28 Feb 2014 | 11 AM
----- Re-run episode 1-4 : 2 Maret 2014 | 12-3 PM
Episode 5 : 4 Maret 2014 | 11 AM
Episode 6 : 5 Maret 2014 | 11 AM
Episode 7 : 6 Maret 2014 | 11 AM
Episode 8 : 7 Maret 2014 | 11 AM
----- Re-run episode 5-8 : 9 Maret 2014 | 12-3 PM
Episode 9 : 11 Maret 2014 | 11 AM (episode terakhir)
----- Re-run episode 9 : 16 Maret 2014 | 12 PM

Ayo, yang belum nonton jangan ketinggalan, ya. Bagi yang ingin lihat jadwal Wakuwaku yang lain bisa cek disini

See you!

Yang Baik Ya, Dari Alam

Friday, February 28, 2014

Halo, semua,

Hari ini saya mau berkisah tentang perjalanan saya dalam merawat kulit. Kulit mulus terawat, siapa sih yang ngga mau, saya juga mau. Sayangnya kulit mulus hampir jarang saya dapatkan. Bahkan sejak remaja saya sudah rajin masuk-keluar dokter kulit mengobati wajah saya ngga bisa kayak model majalah sampul ini.

Katanya pengaruh hormon, kurang minum air putih, banyak begadang (saya memang kalau belajar dulu sukanya kebut semalam), hingga kurang sayur. Pokoknya something wrong dengan metabolisme tubuh saya. Saya sih iya-in aja semua kata dokter, mulai dari krim, salep, hingga facial saya babat habis ditemplokin di muka tapi tetep ngga mempan. Bahkan setelah saya mulai keranjingan browsing internetpun, kegiatan membeli produk perawatan kulit juga makin menggila.


Bersama Terios 7 Wonders; Petualangan Menyingkap 7 Keajaiban

Monday, November 25, 2013

"Sok banget jalan-jalan ke luar negeri, memangnya negara sendiri sudah semuanya dihinggapi?"
"Em..." Saya tersipu, "Belum, sih,"
"Tuh, kan, ngapain jauh-jauh ke luar negeri kalau rumah sendiri saja belum dikelilingi?"
"Tapi kan-" Saya mencoba berkelit.
"Keliling Indonesia dulu, rasakan keindahannya sampai puas baru bilang ke luar negeri, agar punya acuan pembanding saat di sana," Ungkapnya.
Saya terdiam, merenung.

Itulah sepenggal percakapan saya dengan pasangan saat mengungkapkan isi hati ingin berjalan-jalan ke luar negeri #ciyehh. Tapi seakan mendapat pencerahan akhirnya baru-baru ini target sayapun berbelok: ingin keliling Indonesia dulu sebelum kemana-mana. Bukannya apa, tapi setelah dipikir-pikir bukankah sebagai blogger Indonesia berarti saya wajib mencerminkan sikap nasionalis, menulis lebih banyak tentang Indonesia dan segala isinya, kalau bukan kita siapa lagi?

Dan, berbicara tentang jalan-jalan keliling Indonesia, blogger, dan rasa nasionalis. Baru-baru ini ada sebuah kegiatan yang patut diacungi jempol atas keberhasilannya mewadahi ketiganya. Sebuah event dimana sebanyak tujuh blogger beruntung yang sudah terbukti kepiawaiannya menulis tentang Indonesia diberi kesempatan untuk jalan-jalan keliling Indonesia, tepatnya dari Pulau Jawa hingga Pulau Komodo. Wuih! Mau banget, kan? Walau, sayang saya bukan salah satu bloggernya, tapi sungguh kegiatan ini sukses menjadi salah satu motivasi saya untuk lebih baik lagi dalam menulis dan mengeksplorasi Indonesia. Penasaran kan?

Event apa sih? *drum rollsss* jeng, jeng! Namanya adalah...